Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Metro Bongkar Lab Narkoba di Apartemen Pluit Jakut, Tangkap WN China
Advertisement . Scroll to see content

Bareskrim Ungkap Lab Narkoba Pasutri di Medan Hendak Produksi 314.190 Butir Ekstasi

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:28:00 WIB
Bareskrim Ungkap Lab Narkoba Pasutri di Medan Hendak Produksi 314.190 Butir Ekstasi
Bareskrim Polri mengungkapkan lab narkoba milik pasutri di Medan bisa memproduksi 314.190 butir ekstasi. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Polri membongkar praktik clandestine lab atau laboratorium narkoba milik pasangan suami istri (pasutri) di Medan, Sumatera Utara. Pabrik itu diproyeksikan memproduksi 314.190 butir pil ekstasi.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengatakan proyeksi itu diketahui berdasarkan barang bukti prekursor kimia cair yang disita sebanyak 227,46 kilogram.

"Didapati barang bukti berbagai prekursor kimia cair dan padat. Jika dijumlah sebesar 227,46 kilogram dan dapat berpotensi menghasilkan 314.190 butir ekstasi," ujar Mukti dalam keterangan tertulis, Jumat (14/6/2024).

Dia mengatakan rencana produksi itu gagal lantaran  berhasil diungkap tim gabungan Bareskrim, Polda Sumatera Utara dan Ditjen Bea dan Cukai. Sehingga, kata Mukti, pengungkapan kasus tersebut menyelamatkan sekitar 314.190 jiwa dengan asumsi satu butir ekstasi untuk konsumsi per orang.

Mukti mengatakan pabrik ekstasi rumahan yang dikelola oleh pasutri itu memproduksi sedikitnya 600 butir ekstasi setiap minggu dalam enam bulan terakhir. Ekstasi itu kemudian diedarkan ke berbagai tempat hiburan malam di Sumatera Utara.

"Selama ini barang hasil produksinya udah diedarkan ke banyak tempat hiburan malam di wilayah Sumut. Itu terbukti juga lewat banyak pengungkapan yang dilakukan Direktorat Narkoba Polda Sumut," tuturnya. 

Menurut dia, pengungkapan lab narkoba yang dilakukan beberapa waktu terakhir merupakan salah satu tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas peredaran narkoba.

"Ini upaya Bareskrim Polri melakukan preventive strike untuk mencegah peredaran narkoba lebih luas di masyarakat dengan mengungkap pabrik narkoba dari awal sebelum memproduksi narkoba dalam jumlah besar," tutur dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut