Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkeu Purbaya Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tak Naik, Meski Kena PKB dan SWDKLLJ
Advertisement . Scroll to see content

BBM Bikin Menjerit, Mobil Listrik Dinilai Jadi Penumpang Pasar Otomotif

Rabu, 22 April 2026 - 19:53:00 WIB
BBM Bikin Menjerit, Mobil Listrik Dinilai Jadi Penumpang Pasar Otomotif
Mobil listrik (EV) kini semakin dilirik masyarakat dan berpotensi menjadi penopang utama pertumbuhan pasar otomotif. (Foto: Dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Pertumbuhan ini menunjukkan tren positif dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) di atas 140 persen dalam lima tahun terakhir. Perubahan preferensi konsumen ke kendaraan ramah lingkungan dinilai menjadi sinyal kuat transformasi industri otomotif nasional.

“Kami ingin investasi kendaraan listrik tidak berhenti pada perakitan, tetapi terus berkembang menuju pendalaman struktur industri, termasuk baterai, komponen utama, dan rantai pasok nasional,” kata Setia Diarta.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menilai industri otomotif Indonesia tengah mengalami perubahan struktural. Dominasi kendaraan berbahan bakar fosil mulai menurun seiring meningkatnya adopsi kendaraan elektrifikasi.

“Buktinya, penjualan mobil bermesin konvensional terus menurun. Sebaliknya, mobil elektrifikasi meningkat,” ujarnya.

Dari sisi pelaku industri, BYD Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 65 persen hingga Maret 2026 dengan pangsa pasar mencapai 41 persen. Head of PR & Government BYD Indonesia, Luther T Panjaitan, mengatakan perusahaan terus memperluas jaringan untuk mendukung pertumbuhan tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut