Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kementerian ESDM soal BBM Langka di Bali: Gangguan Distribusi akibat Kemarau
Advertisement . Scroll to see content

BBM Langka di Bali, Puan Desak Pertamina Tambah Pasokan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:58:00 WIB
BBM Langka di Bali, Puan Desak Pertamina Tambah Pasokan
Warga Jembrana, Bali, rela antre berjam-jam di SPBU demi mendapatkan BBM bersubsidi yang sudah hampir sepekan sulit didapat. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Selama proses pemulihan berlangsung, Puan meminta pemerintah menjaga akses energi bagi pelayanan darurat dan kegiatan penting masyarakat melalui mekanisme yang sah. Kebutuhan fasilitas kesehatan, angkutan umum, serta distribusi kebutuhan pokok juga perlu diperhitungkan sesuai jenis BBM yang digunakan.

“Penanganan harus memperhitungkan kebutuhan fasilitas kesehatan, angkutan umum, dan distribusi kebutuhan pokok sesuai jenis BBM yang digunakan,” ujarnya.

Puan mengingatkan, Bali merupakan salah satu daerah tujuan pariwisata yang ditopang industri ekonomi kreatif dan berperan penting bagi perekonomian nasional. Karena itu, kelangkaan BBM yang berlarut-larut dikhawatirkan berdampak pada kegiatan ekonomi masyarakat.

“Kelangkaan BBM yang tidak segera diatasi dapat berdampak terhadap perekonomian di Bali yang pada akhirnya akan memengaruhi ekonomi kerakyatan dan pembangunan ekonomi Nasional,” ucap Puan.

Sebelumnya, kelangkaan BBM di Bali membuat warga harus mengantre berjam-jam di sejumlah SPBU. Kondisi tersebut dilaporkan terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli.

Antrean kendaraan bahkan dilaporkan mengular hingga 1 kilometer di sejumlah SPBU. Seorang perempuan di Badung juga dilaporkan pingsan setelah mengantre BBM selama berjam-jam.

Pertamina sebelumnya menyebut kendala pembongkaran BBM dari kapal tanker sebagai salah satu faktor yang memengaruhi pasokan di Bali. Pertamina menyatakan akan menyiapkan tambahan pasokan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut