BGN Buka Portal Pengaduan, Kepala SPPG Bisa Laporkan Dapur MBG Tak Sesuai Standar
JAKARTA, iNews.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan portal pengaduan bagi mitra dan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Portal tersebut akan menjadi saluran resmi bagi para pelaksana program untuk menyampaikan berbagai kendala operasional di lapangan.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan portal pengaduan itu ditargetkan mulai beroperasi dalam satu hingga dua hari ke depan. Melalui kanal tersebut, mitra dapat melaporkan berbagai persoalan mulai dari dugaan perlakuan tidak adil hingga konflik dengan yayasan maupun kepala dapur.
"Kami tentu saja ingin juga membuka portal ya, semacam portal pengaduan, insya Allah nih kalau bisa 1-2 hari ini bisa jalan portal pengaduan bagi mitra, sehingga mitra itu bisa cerita misalnya apakah ada perlakuan tidak adil, atau ada konflik dengan yayasan kah, atau konflik dengan kepala dapurnya kah, dan lain-lain kita bisa juga bisa dapat inputan,” kata Sudaryono, dikutip Selasa (4/8/2026).
Selain untuk mitra, BGN juga menyiapkan portal khusus bagi Kepala SPPG. Kanal tersebut memungkinkan kepala dapur melaporkan berbagai kendala yang memengaruhi penerapan standar keamanan pangan dan higiene, termasuk apabila fasilitas dapur dinilai belum memenuhi standar operasional.
"Mereka juga kita buatkan portal khusus, pengaduan khusus, dimana misalnya bisa jadi kan tidak higienis itu bukan karena kelalaian seorang kepala SPPG, bisa jadi misalnya dapurnya tidak standar," ujar Sudaryono.
Menurutnya, Kepala SPPG di dapur yang belum memenuhi standar dapat mengajukan penambahan maupun perbaikan fasilitas kepada mitra agar standar higienitas dan prosedur operasional Program MBG tetap terjaga.
Jika usulan tersebut tidak ditindaklanjuti, Kepala SPPG diperbolehkan mengajukan perpindahan ke dapur lain untuk menghindari risiko terhadap keamanan pangan maupun karier mereka.
"Kalau itu tidak diindahkan, maka Kepala SPPG itu kami perbolehkan untuk kemudian mengajukan perpindahan dari dapur tempat dia bekerja. Karena kalau diteruskan maka akan berisiko, akan adanya keracunan yang akan berisiko terhadap karir dia. Kan gitu ya," katanya.
Sudaryono menegaskan portal pengaduan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengawasan, tetapi juga sebagai sarana memperbaiki tata kelola Program MBG melalui penyampaian masukan dan penyelesaian masalah secara bersama.
"Kami menyediakan saluran-saluran dimana kita bisa mengatur-atur ya, meng-arrange formasi yang baik sehingga ke depan, ke depan itu bukan kok kemudian jauh-jauh ke depan, tapi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita bisa memberikan pelayanan yang prima. Dalam kaitannya menyediakan makanan yang bergizi dan aman,” ungkapnya.
Editor: Rizky Agustian