BGN Uji Coba Sistem Prasmanan di Program MBG, Siswa Boleh Tambah Makanan
Meski demikian, BGN mempertimbangkan perbedaan kebutuhan gizi dan kemampuan anak berdasarkan usia serta jenjang kelas. Kebutuhan siswa kelas satu sekolah dasar, misalnya, berbeda dengan siswa kelas empat. Karena itu, mekanisme prasmanan perlu disesuaikan agar anak dapat mengambil makanan sesuai kebutuhannya.
BGN juga menilai edukasi dan pemahaman orang tua diperlukan untuk mendukung penerapan sistem tersebut. Sekolah yang belum siap menggunakan mekanisme prasmanan tetap dapat menjalankan program MBG dengan sistem penyajian yang selama ini diterapkan.
“Setiap sekolah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami ingin memastikan sekolah yang menerapkan prasmanan benar-benar siap. Standarnya harus sama, mulai dari kesiapan pelaksana hingga peralatan yang digunakan, agar pelaksanaannya tidak menimbulkan persoalan baru,” ungkapnya.
Editor: Puti Aini Yasmin