Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar
Advertisement . Scroll to see content

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

Rabu, 30 September 2026 - 14:54:00 WIB
BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 
Bank Indonesia memangkas biaya hedging untuk membuat aset rupiah lebih menarik bagi investor asing. (Foto: ilustrasi/Okezone) 
Advertisement . Scroll to see content

"Sehingga insentif itu yang kita berikan adalah pengurangan harga, dia harus meng-cover currency risk-nya, sehingga in total return dia better off dari 100 basis point," kata dia.

Strategi tersebut menjadi salah satu instrumen BI untuk memperkuat cadangan devisa, menjaga daya tarik aset rupiah, serta mendorong arus modal asing masuk ke pasar keuangan domestik.

Erwin mengatakan, investor asing saat ini lebih banyak memanfaatkan fasilitas Swap dibandingkan DNDF. Akumulasi transaksi kedua instrumen hedging tersebut telah mencapai sekitar 6 miliar dolar AS.

Dari total transaksi tersebut, instrumen Swap mendominasi sekitar 80 persen, sedangkan DNDF sekitar 20 persen.

"Kita ingin dia stay lebih lama, kemudian kenapa ada perbedaan antara swap, karena kita sebenarnya lebih prefer kalau mereka itu jual, kemudian cover risiko dengan membeli DNDF, tapi in total semuanya itu hitungannya kira-kira seperti itu," katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut