BI Ungkap Penyebab Rupiah Anjlok Sentuh Rp17.300 per Dolar AS
"Bank Indonesia terus meningkatkan intensitas intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market guna menjaga daya tarik aset domestik di tengah berlanjutnya dampak konflik Timur Tengah," tegas Destry.
Bareskrim Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu Dolar AS di Banten, 5 Orang Ditangkap
Bank Indonesia memastikan memiliki amunisi yang cukup untuk melakukan stabilisasi. Tercatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2026 masih berada pada level yang kuat, yakni sebesar 148,2 miliar dolar AS.
Destry kembali memberikan sinyal kepada pelaku pasar bahwa otoritas moneter akan senantiasa hadir dan mengambil tindakan terukur sesuai dinamika pasar yang berkembang.
Sementara itu, berdasarkan data pasar pagi ini, pergerakan rupiah terpantau terus melemah dan sempat menyentuh angka psikologis baru di level Rp17.300 per Dolar AS.
Editor: Puti Aini Yasmin