Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : El Nino Diprediksi Bertahan hingga Oktober 2026, BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Ungkap Modifikasi Cuaca Tingkatkan Curah Hujan hingga 40 Persen saat Musim Kemarau

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:28:00 WIB
BMKG Ungkap Modifikasi Cuaca Tingkatkan Curah Hujan hingga 40 Persen saat Musim Kemarau
Ilustrasi pesawat BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca dengan menebar garam di langit untuk mencegah banjir akibat cuaca ekstrem. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Faisal menuturkan, fokus OMC diarahkan untuk menjaga ketersediaan air di waduk sekaligus mengurangi risiko karhutla melalui pembasahan lahan gambut.

"Untuk kekeringan, BMKG melakukan beberapa modifikasi cuaca bekerja sama dengan BNPB, bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan, dan juga dengan swasta untuk pengisian waduk," ucapnya.

Sementara itu, untuk penanganan karhutla, BMKG memprioritaskan enam provinsi, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Itu juga dilakukan secara berkala operasi modifikasi cuaca untuk menjenuhkan tanah gambut di sana agar dia tidak mudah terbakar," kata dia.

Faisal menambahkan, pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan kajian ilmiah, termasuk pemantauan muka air tanah dan kondisi atmosfer di setiap wilayah. Menurutnya, pendekatan preventif tersebut membuat kebakaran hutan dan lahan relatif lebih terkendali dibandingkan saat El Nino 2015.

"Jadi tidak serta-merta tanpa didasari dengan kajian ilmiah kita melakukan modifikasi cuaca, tapi semuanya berbasis ilmiah," ujarnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut