BNPB: 237 Warga Maumere Pengungsi Gempa M7,7 Mulai Pulang ke Rumah
BNPB bersama pemerintah daerah akan terus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung. Pendataan tingkat kerusakan rumah menjadi dasar untuk menentukan bantuan yang diterima masing-masing penyintas.
Untuk rumah dengan kategori rusak ringan, pemerintah menyiapkan bantuan perbaikan sebesar Rp15 juta. Sementara rumah rusak sedang mendapatkan bantuan sebesar Rp30 juta.
Adapun warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akan mendapatkan penanganan melalui pembangunan hunian tetap (huntap).
“Sebelum hunian tetap selesai dibangun, pemerintah juga menyiapkan skema solusi sementara bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Penyintas dapat memperoleh dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan untuk menyewa rumah sebagai tempat tinggal sementara atau menempati hunian sementara (huntara) sampai pembangunan huntap dapat diselesaikan,” katanya.
Berton menegaskan seluruh dukungan diberikan berdasarkan hasil pendataan, verifikasi, dan validasi tingkat kerusakan rumah yang dilakukan bersama pemerintah daerah.
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang berhak sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana secara tertib dan akuntabel.
“Kepulangan sebagian penyintas dari GOR Samador menjadi salah satu tanda bahwa proses penanganan darurat terus bergerak menuju tahap pemulihan. BNPB bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait akan tetap mendampingi masyarakat, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, serta mempercepat pemulihan hunian agar warga dapat kembali menjalankan kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.
Editor: Rizky Agustian