Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : El Nino Bertahan hingga 2027, BMKG Ungkap 7 Wilayah Paling Rawan Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Catat Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah RI: Karhutla hingga Longsor

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:00:00 WIB
BNPB Catat Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah RI: Karhutla hingga Longsor
Ilustrasi bencana alam tanah longsor di wilayah RI. (dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu, pada Minggu (26/7/2026) pukul 14.40 WITA. Lahan sekitar satu hektare terbakar dan penyebabnya masih dalam penyelidikan. BPBD Pinrang bersama tim gabungan melakukan pemadaman darat yang hingga Minggu masih berlangsung. 

Karhutla lainnya terjadi di Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu (26/7/2026) pukul 14.40 WIB. Sekitar 2,8 hektare lahan terbakar sebelum api berhasil dipadamkan pada pukul 18.10 WIB.

Bencana dengan dampak besar terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kebakaran permukiman melanda Kampung Adat Cipta Mulya, RT 05 dan RT 07, RW 02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting arus listrik. Sebanyak 51 rumah mengalami rusak berat.

Akibat kebakaran tersebut, 42 KK atau 132 jiwa mengungsi di rumah kerabat. Sementara sembilan KK atau 27 jiwa lainnya mengungsi di lapangan sepak bola Kasepuhan Cipta Mulya. Kebakaran juga berdampak pada satu fasilitas ibadah, satu fasilitas pendidikan anak usia dini (PAUD), fasilitas lumbung dan penumbuk padi, serta dua fasilitas kebersihan umum.

Beralih ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, longsor terjadi di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, pada Sabtu (25/7/2026) pukul 17.30 WIB. Material longsoran berupa rumpun bambu sepanjang sekitar 10 meter menimpa saluran pipa air bersih hingga terputus. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut