BNPP RI Perkenalkan Peran dan Program Perbatasan ke Negara Tetangga
Duta Besar Timor-Leste Roberto Sarmento de Oliveira Soares menilai forum tersebut sebagai ruang dialog yang memperkuat hubungan bertetangga. Timor-Leste, kata dia, berkomitmen melanjutkan kerja sama dengan Indonesia, termasuk pengembangan sumber daya manusia.
“Ini merupakan kesempatan yang sangat luar biasa bahwa Bapak Menteri Tito Karnavian telah memfasilitasi dialog yang hangat, terbuka, dan sangat mendalam di antara negara-negara bertetangga,” ujar Roberto.
Dari sisi Australia, Penasihat Australian Border Force untuk Indonesia Ian Kelly menyebut forum ini sebagai kesempatan memperkokoh kerja sama kedua negara. Ia menilai kemitraan Indonesia dan Australia dapat terus dikembangkan, termasuk untuk menjaga stabilitas kawasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bagi Indonesia, pengelolaan perbatasan tidak hanya menyangkut garis batas wilayah. Kawasan perbatasan juga menjadi ruang interaksi sosial, ekonomi, dan budaya yang melibatkan warga di kedua sisi. Karena itu, dialog dengan negara tetangga menjadi penting agar pembangunan kawasan berjalan seiring dengan kepentingan hubungan bilateral.
Forum Indonesia Border Partnership Coffee Morning menjadi bagian dari upaya BNPP RI membangun komunikasi lintas negara. Pendekatan itu menempatkan batas wilayah, hubungan antarmasyarakat, dan manfaat pembangunan sebagai satu kesatuan.
Ke depan, BNPP RI diharapkan terus membuka ruang dialog serupa dengan negara-negara tetangga. Dengan begitu, pengelolaan perbatasan dapat berjalan lebih terbuka, damai, dan produktif bagi masyarakat di kawasan.
Editor: Kastolani Marzuki