Bonjowi Pilih Jalan Ketiga untuk Telusuri Keaslian Ijazah Jokowi, Apa Maksudnya?
Lukas menegaskan Bonjowi tidak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan dokumen atau materi yang belum dapat diverifikasi keasliannya.
“Karena terus terang kami tidak seperti yang dilakukan Roy Suryo dan kawan-kawan, kami tidak ingin terjebak dalam perdebatan-perdebatan asumtif, asli atau palsu. Kita gak bisa membuktikan asli atau palsu,” katanya.
“Kita baru bisa melakukan penilaian itu asli atau palsu setelah memang mendapatkan bukti-bukti autentik dokumen yang bisa diverifikasi,” sambung Lukas.
Dia kemudian menyinggung penelitian yang dilakukan Roy Suryo dan sejumlah pihak terhadap salinan ijazah Jokowi yang beredar di media sosial.
“Jadi setahu saya Roy Suryo itu kan meneliti salinan ijazah yang diposting di X, media sosial. Karena memang tidak bisa meneliti ijazahnya Jokowi. Itu memang tidak memadai lah untuk bisa menilai sesuatu itu asli atau palsu, maka setelah sekian lama, tiga bulan setelah Roy dan kawan-kawan itu meneriakkan ijazah palsu itu, ada yang 99 persen, kemudian Rismon bilang 1 triliun persen,” tutur Lukas.