Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kekayaan 3 Orang Terkaya Indonesia Menguap Rp106,4 Triliun usai Isu MSCI Guncang Pasar Saham
Advertisement . Scroll to see content

Bos MSCI Buka Suara soal Usulan Downgrade Pasar Saham RI ke Standalone Market

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:22:00 WIB
Bos MSCI Buka Suara soal Usulan Downgrade Pasar Saham RI ke Standalone Market
Pasar saham RI. (Foto: IMG/Aldhi Chandra Setiawan)
Advertisement . Scroll to see content

"Masalahnya bukan terletak pada aturan, yang sebenarnya sudah diperketat oleh Indonesia, melainkan pada dugaan manipulasi yang terus terjadi serta penegakan hukum yang lemah," kata Stephen Wu.

Persoalan tersebut turut menimbulkan pertanyaan mengenai keakuratan data saham beredar di publik atau free float. Istilah ini merujuk pada porsi saham yang tersedia untuk diperdagangkan oleh investor di pasar.

MSCI menilai transparansi kepemilikan saham dan kredibilitas data free float merupakan aspek penting untuk memastikan harga saham serta volume perdagangan mencerminkan aktivitas pasar yang wajar.

Karena itu, penerbitan aturan baru dinilai belum cukup untuk menjawab persoalan tersebut. Otoritas pasar modal perlu menunjukkan penerapan aturan secara konsisten, antara lain melalui penyelidikan transaksi mencurigakan, pengungkapan kepemilikan saham yang sebenarnya, serta pemberian sanksi terhadap pelanggaran.

Kekhawatiran MSCI sebelumnya juga disampaikan dalam sejumlah pertemuan dengan pejabat Indonesia di New York dan Jakarta. Dalam salah satu pertemuan pada 31 Agustus 2026, seorang eksekutif senior MSCI disebut menekankan perlunya mekanisme pencegahan manipulasi pasar yang memiliki daya gentar kuat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut