BPN Prabowo Ajukan Penangguhan Penahanan Eggi dan Lieus

Irfan Ma'ruf ยท Senin, 20 Mei 2019 - 23:27 WIB
BPN Prabowo Ajukan Penangguhan Penahanan Eggi dan Lieus

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak. (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id, – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan mengajukan penangguhan penahanan terhadap Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma. Dua anggota BPN tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran kabar bohong dan makar oleh Polda Metro Jaya.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, permohonan penangguhan akan diajukan secepatnya.

"Setelah kunjungan ini, besok tim Prabowo akan mengirim surat permohonan penangguhan tahanan Bang Eggi, Pak Lieus, beberapa orang yang kita anggap diperlakukan tidak adil," kata Dahnil saat mendampingi Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019) malam.

Dahnil mengatakan, Prabowo telah meminta sejumlah tokoh untuk menjamin Eggi dan Lieus. Seperti diketahui, salah satu alasan penangguhan penahanan yakni adanya jaminan tersangka tidak melarikan diri.

"Ada beberapa tokoh, ada Letjen Sjafrie (Letjen TNI purnawirawan Sjafrie Sjamsoeddin), semua tokoh-tokoh itu akan kirim surat menyampaikan jaminan,” ujarnya.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak (kiri) di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5/2019).

Dahnil bersama sejumlah elite BPN mendampingi Prabowo ke Polda Metro Jaya. Mereka berencana mengunjungi Eggi dan Lieus. Namun mereka tidak dapat bertemu karena jam kunjungan telah habis.

Turut mendampingi antara lain Amien Rais, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, Fadli Zon, Neno Warisman, dan Tedjo Edhi Purdijatno.

Dahnil menegaskan, kedatangan Prabowo atas dasar kemanusiaan dan rasa keprihatinan terhadap ketidakadilan yang diterima Eggi dan Lieus.

”Bahwa ada ketidakadilan hukum ada yang terjadi di republik ini dan kita nggak mau ketidakadilan hukum ini terus berlangsung di Indonesia," ujar mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Editor : Zen Teguh