Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemnaker Sebut Industri Manufaktur Jadi Sektor Penyumbang PHK Terbanyak
Advertisement . Scroll to see content

Cegah PHK, Said Iqbal Minta Danantara Suntik Modal ke Perusahaan yang Nyaris Bangkrut

Kamis, 02 Juli 2026 - 06:12:00 WIB
Cegah PHK, Said Iqbal Minta Danantara Suntik Modal ke Perusahaan yang Nyaris Bangkrut
Said Iqbal meminta Danantara menyuntikkan modal ke perusahaan yang nyaris bangkrut. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

Salah satu perusahaan yang dibahas dalam pertemuan itu adalah PT Pabrik Kertas Indonesia (PT Pakerin) di Mojokerto. 

Menurut Said, Danantara akan mendorong bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menyalurkan pinjaman modal kerja sekitar Rp400 miliar setelah dilakukan penilaian terhadap kondisi keuangan dan kelayakan usaha perusahaan.

PT Pakerin dinilai masih memiliki aset yang memadai sebagai jaminan serta prospek pasar yang baik. Jika pendanaan terealisasi, perusahaan berpotensi kembali mempekerjakan sekitar 2.700 pekerja, termasuk mantan karyawan yang sebelumnya terdampak PHK.

Selain PT Pakerin, Said juga mengusulkan agar Danantara mengkaji sejumlah perusahaan di industri tekstil dan produk tekstil (TPT), seperti PT Ricky Garmen Exportindo, dan PT Meyer. Namun, bantuan hanya akan diberikan apabila hasil kajian menunjukkan perusahaan memiliki fundamental usaha yang baik dan produknya masih memiliki pasar.

Menurut Said, dukungan pembiayaan harus dibarengi dengan pembangunan ekosistem industri. Tanpa adanya kepastian permintaan pasar, suntikan modal dinilai tidak akan mampu menyelesaikan persoalan industri secara berkelanjutan.

"Jangan sampai perusahaan dibantu, tetapi produknya tidak terserap pasar. Karena itu yang dilihat bukan hanya kebutuhan modal, tetapi juga kelayakan bisnisnya," pungkas Said Iqbal.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut