Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erdogan: Perang AS-Israel vs Iran Harus Dihentikan Sebelum Seret Timteng ke Bara Api
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Salat Jumat di Berbagai Negara saat Pandemi, di Turki Khotbah cuma 5 Menit

Sabtu, 27 Juni 2020 - 19:33:00 WIB
Cerita Salat Jumat di Berbagai Negara saat Pandemi, di Turki Khotbah cuma 5 Menit
Umat Islam melaksanakan salat Jumat di halaman masjid di Istanbul, Turki. Selama pandemi, salat dijalankan dengan protokol kesehatan. (Foto: Middle East Monitor).
Advertisement . Scroll to see content

"Turki nanti kan sudah mulai dingin, akhir September. Jadi, kita belum mendengar informasi mengenai prtokol salat Jumat untuk musim dingin," ucapnya.

Dubes RI untuk Turki Muhammad Iqbal. (Foto: BNPB).
Dubes RI untuk Turki Muhammad Iqbal. (Foto: BNPB).

Penerapan protokol kesehatan saat salat Jumat pun sangat ketat. khotbah Jumat maksimal lima menit. Setiap masjid yang melaksanakan salat Jumat dijaga oleh polisi yang akan menegur masyarakat yang masih berkumpul usai salat dan memberikan denda kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Iqbal, mereka yang tidak sesuai dengan protokol juga kena denda sekitar 1.200 Lira Turki atau hampir 200-an dolar Amerika Serikat.

Tak jauh berbeda dengan Turki, negara terdampak Covid-19 lain, seperti Singapura pun melakukan hal sama. Hal ini diutarakan Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia untuk Singapura Didik Eko Pujianto.

Menurut dia, salat Jumat yang sempat ditiadakan sejak Maret akibat pandemi Covid-19 akhirnya diperbolehkan kembali pada pertengahan Juni ini, tepatnya 15 Juni. Salat Jumat dilaksanakan dengan protokol sangat ketat.

Sebagai contoh, setiap orang wajib membawa sajadah masing-masing. Jika tidak membawa sajadah, disiapkan oleh masjid sajadah dalam bentuk pelastik yang bisa dibawa pulang masing-masing.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut