JAKARTA, iNews.id - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mengawali aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, dengan membawa keranda jenazah, Kamis (27/8/2026). Aksi simbolik tersebut menjadi bagian dari penyampaian aspirasi massa yang datang langsung dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Rombongan AMPB tiba di Jakarta sejak dini hari sekitar pukul 05.00 WIB. Massa membawa sejumlah atribut aksi, termasuk keranda yang menjadi simbol keprihatinan terhadap kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia.
Menko Polkam Ungkap Sejumlah Orang Ditangkap sebelum Aksi Demo di DPR
Koordinator aksi menyebut, persiapan massa dari Pati telah dilakukan sebelum keberangkatan menuju Jakarta. Aksi tersebut terbuka bagi masyarakat umum selama memiliki visi dan misi yang sama.
Dalam aksi kali ini, AMPB membawa sekitar 5.00 peserta yang berasal dari Pati dan sekitarnya. Massa berangkat menggunakan lima bus serta enam kendaraan pribadi untuk menuju Kompleks Parlemen Senayan.
Jawab Aspirasi Demo, Pemerintah-DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026
Dalam aksi di depan Gedung DPR, AMPB menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mereka mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset terhadap pelaku tindak pidana korupsi. Kedua, massa meminta penerapan hukuman mati bagi koruptor sebagai bentuk hukuman tegas terhadap pelaku kejahatan korupsi.
Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian unjuk rasa yang digelar sejumlah kelompok masyarakat di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.
Demo di DPR Hari Ini, IHSG Dibuka Melemah ke 6.390
Editor: Donald Karouw