Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KKI Sentil Direktur RS Imbas Kasus Dokter dan Nakes Bully Pasien BPJS: Jangan Lepas Tangan!
Advertisement . Scroll to see content

Dinkes DKI: 5 Nakes Komentar Jahat ke Pasien BPJS Bukan ASN Pemprov Jakarta

Jumat, 07 Agustus 2026 - 13:29:00 WIB
Dinkes DKI: 5 Nakes Komentar Jahat ke Pasien BPJS Bukan ASN Pemprov Jakarta
Ilustrasi tenaga kesehatan. (Foto: Pexels)
Advertisement . Scroll to see content

"Dalam hal ini kapasitas Pemprov adalah kami melakukan koordinasi dengan pimpinan rumah sakit karena pembinaan nakes pada dasarnya menjadi kerja bersama antara kami Dinas Kesehatan, organisasi profesi, KKI," ucapnya.

Sebelumnya, seorang pasien BPJS dengan akun Threads @yurizaltrich mengeluhkan pelayanan di sebuah rumah sakit karena harus menunggu sekitar delapan jam untuk mendapatkan kamar rawat inap. Meski tidak menyebut nama rumah sakit, unggahan tersebut menjadi viral. Pasien itu kemudian meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

Unggahan tersebut memicu beragam respons warganet, termasuk dugaan komentar bernada merendahkan dari sejumlah oknum tenaga kesehatan yang dinilai tidak berempati terhadap pasien BPJS. Kasus ini kemudian menjadi sorotan publik dan mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut