Diperiksa Polisi 4 Jam, Korban Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan!
"Bukan di toilet, tapi di depan toilet. Yang seperti saya sampaikan sebelumnya, memang terjadi, makanya kami laporkan dugaan tindak pidana itu," jelas Nathaniel.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk memperjelas lokasi yang dimaksud dalam laporan dugaan kekerasan seksual terhadap Betrand Peto.
Nathaniel juga mengungkap adanya hal yang menurut pihaknya janggal setelah kejadian. Dia menyebut salah satu pegawai tempat hiburan malam sempat mengirimkan pesan permintaan maaf.
Namun, pesan tersebut kemudian ditarik dan tidak lagi mendapat balasan.
"Salah satu waiters awalnya sempat mengirim pesan meminta maaf. Tapi sekarang pesan itu ditarik! Ada apa? Kenapa tiba-tiba ditarik dan tidak dibalas lagi?" bebernya.
Hingga kini, kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama Betrand Peto masih dalam proses hukum. Polda Metro Jaya sebelumnya membenarkan telah menerima laporan dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) terhadap Betrand pada Sabtu (12/9/2026).
Betrand sendiri telah membantah tuduhan tersebut dan menyatakan siap mengikuti proses hukum yang berlaku. Sementara keterangan dari pihak pelapor dan Betrand akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap fakta perkara tersebut.
Editor: Muhammad Sukardi