Dirut Bantah Dugaan Korupsi di Asabri, Mahfud MD: Sudah Ada yang Diperiksa

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 15:07 WIB
Dirut Bantah Dugaan Korupsi di Asabri, Mahfud MD: Sudah Ada yang Diperiksa

Menko Polhukam Mahfud MD memberikan keterangan kepada media mengenai dugaan korupsi di tubuh Asabri, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (10/1/2020). (Foto: Koran SINDO/Binti Mufarida).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tidak mau berdebat panjang soal dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Dia meminta semua pihak mengawal proses pengusutan yang sudah berjalan.

Sebelumnya Direktur Utama PT Asabri Sonny Widjaja menyangkal ada dugaan korupsi di PT Asabri. Bahkan dia mengancam membawa tuduhan-tuduhan itu ke ranah hukum.

"Saya tidak mau menanggapi, kan sudah ditangani dan sudah ada yang diperiksa. Siapa namanya, nanti kita lihat perkembangannya," ucap Mahfud MD di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

BACA JUGA: Dirut Asabri: Uang Kalian Aman, Tidak Dikorupsi

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengimbau publik tak meributkan dugaan korupsi di PT Asabri. Menurutnya dugaan tersebut sudah ditangani pihak yang berwenang.

"Kita lihat saja perkembangannya, tidak usah diributkan. Pokoknya itu sudah muncul sebagai isu sangat penting yang sudah dimunculkan dan ditangani," kata Mahfud MD.

Sebelumnya, Sonny Widjaja secara tegas menyangkal segala pemberitaan terkait korupsi yang terjadi di PT Asabri. Dia memastikan dana nasabah yang dikelola PT Asabri aman dan tidak dikorupsi.

"Kepada seluruh peserta Asabri, baik prajurit TNI, anggota Polri, dan seluruh ASN Menhan serta Polri, saya tegaskan dan jamin bahwa uang kalian yang dikelola Asabri aman. Tidak hilang dan tidak dikorupsi," kata Sonny di Kantor Pusat Asabri, Cawang, jakarta Timur, Kamis (16/1/2020).

BACA JUGA: Merasa Dirugikan soal Isu Korupsi, Asabri Tak Segan-Segan Tempuh Jalur Hukum

Sonny juga menegaskan kalau berita-berita soal isu korupsi di Asabri adalah berita-berita yang tidak benar. Dirinya meminta pemberitaan tersebut dihentikan.

Bahkan dia tak segan membawa tuduhan-tuduhan itu ke jalur hukum jika pemberitaan terkait isu korupsi di Asabri terus digaungkan. "Hentikan pendapat yang cenderung tendesius dan menjurus negatif yang mengakibatkan kegaduhan. Jika hal ini terus berlangsung, maka dengan sangat menyesal, saya akan menempuh jalur hukum. Mari kita sama-sama berpikir jernih dan positif. Terima kasih," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama