Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Satwa Ragunan Lepas dari Kandang: Gajah Nurut Dipanggil Pulang Tanpa Dibius
Advertisement . Scroll to see content

Diseminasi Buku Kukang, YIARI-AJI Serukan Setop Perdagangan Ilegal Satwa Liar

Senin, 13 April 2026 - 13:23:00 WIB
Diseminasi Buku Kukang, YIARI-AJI Serukan Setop Perdagangan Ilegal Satwa Liar
Talkshow YIARI dan AJI Jakarta terkait diseminasi buku Keluar dari Bayang-Bayang: Mengungkap dan Melawan Perdagangan Ilegal Kukang Indonesia di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) besama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menggelar talkshow diseminasi buku Keluar dari Bayang-Bayang: Mengungkap dan Melawan Perdagangan Ilegal Kukang Indonesia di Ruang Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026) lalu. Kegiatan ini merupakan rangkaian Pesta Media AJI Jakarta 2026.

CEO YIARI Karmele Sánchez menekankan pentingnya pusat penyelamatan dan rehabilitasi dalam upaya konservasi kukang. 

“YIARI lahir dari kebutuhan mendesak untuk menyelamatkan kukang, satwa yang menjadi korban perburuan, perdagangan, dan pemeliharaan ilegal," ujar Karmele.

Dia mengatakan pelestarian kukang tidak hanya cukup lewat penyelamatan. Jika akar permasalahan tidak diselesaikan, maka pusat rehabilitasi hanya akan menjadi tempat penampungan tanpa akhir. 

"Karena itu, kami mengembangkan pendekatan konservasi yang holistik. Intinya dimulai dari tiga tahapan kunci: penyelamatan (rescue), rehabilitasi (rehab), dan pelepasliaran (release). Tiga proses ini bukan sekadar terhadap kejahatan terhadap satwa liar, tetapi juga fondasi utama dalam memastikan individu yang diselamatkan dapat kembali hidup liar secara aman dan layak," tutur dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut