Dokter Tifa soal Jokowi Siap Hadiri Sidang: Belum Tentu Selesaikan Sengketa
Selain itu, dia menyebut timnya tengah meneliti 712 dokumen yang diklaim berkaitan dengan masa perkuliahan Jokowi selama lima tahun. Dokter Tifa mengatakan siap melakukan pemeriksaan silang atau cross-examination dalam persidangan.
"Kami persiapan sudah 600 hari, tugas saya sebenarnya sudah selesai dan sekarang saya lanjutkan lagi bersama dengan teman-teman tim advokat untuk meneliti 712 dokumen yang diklaim sebagai penguat atau pendukung ijazah Joko Widodo," ucapnya.
Dokter Tifa memperkirakan proses persidangan masih akan berlangsung panjang. Menurut dia, masih ada puluhan hingga ratusan saksi yang perlu didengarkan keterangannya, termasuk ahli dari berbagai bidang, seperti digital forensik, bahasa, filsafat, dan politik.
Dia juga menantikan kehadiran saksi-saksi lain setelah 5 November 2026. Mereka, menurut Dokter Tifa, termasuk pihak Universitas Gadjah Mada (UGM), rektor, pihak sekolah, serta rekan-rekan Jokowi semasa kuliah dan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN).
"Jadi nanti di ujung sana, bukan besok, barulah kita akan tahu seperti apa yang namanya kebenaran itu, asalkan bisa ditegakkan dengan penuh keadilan, fair trial, equality before the law yang ditegakkan betul oleh Majelis Hakim yang mulia ini," tuturnya.
Dokter Tifa menegaskan bahwa menurut pandangannya, penilaian terhadap sengketa ijazah tersebut perlu menunggu proses persidangan dan keterangan para saksi. Dia berharap prinsip keadilan dan kesetaraan di hadapan hukum diterapkan selama proses berlangsung.
Editor: Aditya Pratama