Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PKB Buka Opsi Pakai Hak Angket hingga HMP usai MA Batalkan Suket Ijazah Gibran
Advertisement . Scroll to see content

DPR dan Menteri PPPA Bahas Maraknya Kasus Perundungan, Pencegahan Kekerasan Anak Diperkuat

Senin, 02 November 2026 - 18:22:00 WIB
DPR dan Menteri PPPA Bahas Maraknya Kasus Perundungan, Pencegahan Kekerasan Anak Diperkuat
Wakil Ketua Baleg DPR Ahmad Doli Kurnia bersama Anggota Komisi VIII DPR Atalia Praratya bertemu Menteri PPPA Arifah Fauzi membahas maraknya kasus perundungan hingga kekerasan terhadap anak. (Foto: Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Ahmad Doli Kurnia bertemu dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi untuk membahas maraknya kasus perundungan atau bullying hingga kekerasan terhadap anak. Keduanya mendorong penguatan upaya pencegahan melalui kolaborasi lintas sektor.

Dalam pertemuan itu, Doli yang juga merupakan inisiator ADK Movement, gerakan antiperundungan dan kekerasan, turut mengajak Anggota Komisi VIII DPR Atalia Praratya serta perwakilan pelajar dari Maju Bersama OSIS dan GenRe.

"Hari ini alhamdulillah diterima oleh Ibu Menteri. Dengan sangat baik dan sangat produktif, tadi diskusi kami ini tetap berkaitan dengan soal bagaimana kita menyelamatkan anak-anak Indonesia dari kekerasan," ucap Doli usai pertemuan tertutup di Kementerian PPPA, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Doli menilai, maraknya kekerasan terhadap anak saat ini harus menjadi alarm bahaya bagi bangsa. Sebab, dampak kekerasan tidak hanya mengganggu kenyamanan dan kesehatan mental anak, tetapi juga dapat menyebabkan cedera fisik, kecacatan, hingga kematian.

"Jadi, kalau anak-anak Indonesia ini kita biarkan mengalami trauma, kemudian tercederai, cacat fisik maupun mentalnya, maka itu akan mengancam bangsa kita ke depan," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut