DPR Desak Bareskrim Usut Tuntas Kematian Sutrimo: Saat Ini Banyak Spekulasi
“Saya meyakini Bareskrim Polri memiliki kapasitas, pengalaman, dan profesionalisme untuk mengusut perkara ini secara tuntas. Berikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara independen sehingga hasil penyidikannya benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Dia berharap hasil penyidikan segera memberikan kepastian terkait penyebab kematian Sutrimo sehingga spekulasi yang berkembang di masyarakat dapat dihentikan dan kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum tetap terjaga.
Habib Aboe turut mengimbau seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum penyidik menyampaikan hasil resmi.
“Hal itu penting agar ruang publik tetap diisi informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sutrimo yang disebut sebagai Karumga mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan laporan yang beredar, Sutrimo kemudian dinyatakan meninggal dunia di RS Muhammadiyah Taman Puring, Jalan Gandaria I Nomor 20, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Editor: Puti Aini Yasmin