Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DSI Tegaskan Tak Berwenang Tetapkan Harga Ekspor CPO hingga Batu Bara
Advertisement . Scroll to see content

Ekspor CPO Tumbuh 5,49 Persen, Mentan Amran Dorong Sawit Naik Kelas lewat Hilirisasi

Sabtu, 12 September 2026 - 10:12:00 WIB
Ekspor CPO Tumbuh 5,49 Persen, Mentan Amran Dorong Sawit Naik Kelas lewat Hilirisasi
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk memperkuat sektor sawit, pemerintah terus mendorong peningkatan produktivitas melalui peremajaan tanaman, penggunaan benih unggul dan perbaikan budidaya. Penguatan di tingkat hulu tersebut berjalan beriringan dengan pengembangan industri pengolahan di tingkat hilir agar produk pertanian Indonesia semakin kompetitif.

Peluang pasar ekspor juga terus terbuka. Tiongkok menjadi salah satu tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia, dengan nilai mencapai US$40,62 miliar sepanjang Januari–Juli 2026 atau meningkat 18,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kelompok lemak dan minyak hewani/nabati yang mencakup produk berbasis sawit turut menjadi bagian dari perdagangan tersebut.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan produksi dan hilirisasi memiliki ruang yang besar untuk meningkatkan peran komoditas pertanian dalam perdagangan internasional. Indonesia tidak hanya memiliki peluang untuk memperbesar volume ekspor, tetapi juga meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi produk yang dipasarkan ke luar negeri.

Amran menegaskan penguatan ekspor pada akhirnya harus memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelaku usaha di sektor pertanian, khususnya petani dan pekebun.

“Pertanian harus menghasilkan, harus memberikan nilai tambah. Kita ingin produk pertanian Indonesia semakin banyak masuk pasar dunia dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi petani,” tutur dia.

Pertumbuhan ekspor CPO dan produk turunannya sebesar 5,49 persen menjadi salah satu gambaran menguatnya kontribusi sawit terhadap perdagangan Indonesia. Pemerintah terus mendorong agar momentum tersebut diperkuat melalui peningkatan produktivitas dan hilirisasi, sehingga Indonesia semakin kompetitif sebagai produsen sekaligus eksportir produk pertanian bernilai tambah.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut