FABEM Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi BGN hingga Jual Beli Titik SPPG
JAKARTA, iNews.id - Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) mendesak Kejaksaan Agung mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN). Hal itu menyusul penahanan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.
FABEM meminta penyidik tidak berhenti pada tiga tersangka yang telah ditetapkan, melainkan menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk afiliasi yayasan, pejabat lintas lembaga, hingga perusahaan yang terlibat dalam pengadaan barang BGN.
“Tuntutan FABEM pertama mendorong Kejagung mengusut tuntas kasus korupsi Badan Gizi Nasional. Jual beli titik SPPG, pengadaan barang BGN,” kata Penggagas FABEM Reza dan Ketua Umum FABEM Zainuddin Arsyad dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (4/6/2026).
Kemudian, FABEM juga meminta Kejagung melakukan audit menyeluruh dan tak hanya memeriksa tiga tersangka. Namun, ke yayasan hingga perusahaan pengadaan barang Badan Gizi Nasional (BGN).
Istana soal Dadan Cs hingga Silmy Karim Terjerat Korupsi: Kita Sangat Prihatin
“Mendorong dan mendukung Kejagung melakukan pengembangan kasus BGN, periksa kroni-kroni tersangka. Periksa afiliasi tiga tersangka dengan banyak yayasan, pejabat antar lembaga baik pusat maupun daerah, dan perusahaan pengadaan barang BGN,” sambungnya.