Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Anggap Sepele! Ini Jam Nyamuk DBD Paling Sering Menggigit Anak
Advertisement . Scroll to see content

Fakta Mengejutkan! 59% Kematian akibat DBD Terjadi pada Anak

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:15:00 WIB
Fakta Mengejutkan! 59% Kematian akibat DBD Terjadi pada Anak
Kasus demam berdarah banyak menewaskan anak-anak. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Penyakit ini juga memberi beban ekonomi bagi keluarga. Berdasarkan hasil studi Universitas Gadjah Mada, total beban ekonomi dengue di Indonesia pada 2024 diperkirakan mencapai hampir Rp9 triliun. Satu episode rawat inap akibat dengue bahkan menimbulkan rata-rata biaya sekitar Rp6 juta, belum termasuk hilangnya pendapatan orang tua yang harus mendampingi anak selama menjalani perawatan.

Untuk itu, dr. Ikhsan mengingatkan bahwa perlindungan terhadap DBD perlu dilakukan secara berlapis melalui pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus, penggunaan pelindung diri dari gigitan nyamuk, deteksi dini saat muncul gejala, serta konsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai vaksinasi dengue bagi individu yang memenuhi kriteria.

"Pencegahan yang dilakukan sesuai rekomendasi tenaga kesehatan dapat membantu memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh bagi anggota keluarga yang memenuhi syarat," tutupnya.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut