Faktor Terpenting yang Mendukung Berkembangnya Islam di Pelosok Dunia
Kesyirikan dulunya adalah aqidah orang Arab sebelum berkembangnya dakwah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Imam Al Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Raja’ Al ‘Atharidi, ia berkata:
“Dahulu kami menyembah batu. Apabila kami mendapatkan batu yg lebih baik, maka kami melemparkannya dan mengambil yg lain. Apabila kami tidak menemukan batu, kami kumpulkan segenggam tanah, lalu kami bawakan seekor kambing kemudian kami peraskan susu untuknya. Lalu kami thawaf dengannya.”
Agama Islam mengusung nilai kebaikan yang sangat besar dan tidak terhitung. Islam menjadi agama dari Allah yang Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Allah adalah Dzat yang memiliki puncak kebijaksanaan dan paling benar petunjuk-Nya.
Tidak ada kebaikan kecuali sudah diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam dan tidak ada keburukan kecuali sudah diperingatkan. Hal itu sebagaimana dalam hadits dalam Shahih Muslim, dari Abdullah bin ‘Amr bin Al Ash Radhiallahu’anhu, dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bahwa beliau bersabda:
ما بعث الله من نبي إلا كان حقا عليه أن يدل أمته على خير ما يعلمه لهم وينذرهم شر ما يعلمه لهم