Fasilitas Kesehatan di Eropa Mulai Kewalahan akibat Peningkatan Kasus Covid-19
JAKARTA, iNews.id - Dubes RI untuk Belgia merangkap Luksemburg dan Uni Eropa, Andri Hadi mengatakan saat ini fasilitas kesehatan di Eropa mulai kewalahan akibat peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi secara eksponensial. Rumah sakit juga sudah selektif menerima pasien.
“Fasilitas kesehatan memang sudah mulai kewalahan, tindakan-tindakan yang ditunda karena mereka memprioritaskan rumah sakit-rumah sakit ini yang positif Corona. Di Austria dan di Belgia sekarang ini sudah mulai selektif sekali untuk bisa kita dirawat di rumah sakit karena mereka memfokuskan untuk pasien-pasien Corona,” ungkap Andri dalam dialog secara virtual dari KPC PEN, Kamis (2/12/2021).
Apalagi, kata Andri bahwa di Eropa saat ini menjadi episenter dari pandemi Covid-19. “Baru-baru ini bangsa Eropa sekarang ini menjadi episenter dari pandemi Corona dan memang itu terjadi karena ada peningkatan yang sangat drastis sekali, eksponensial kasus di Eropa,” katanya.
Positif Covid Varian Omicron, Pasutri Ini Sempat Bohong kepada Petugas
Andri mengatakan kasus Covid-19 di Jerman per kemarin yakni 1 Desember 2021 tertinggi sejak pandemi berlangsung. “Seperti per hari, di Jerman itu kemarin tertinggi 67.186 kasus dengan kematian 446 per hari. Ini tertinggi sejak awal pandemi malah di Jerman.”
“Di Belanda 22.199 kasus. Rata-rata di Ceko itu kasus per harinya positif rate itu di atas 20.000. Di Belgia tempat tinggal sekarang itu 17.839 kasus dan kematian yang jumlahnya juga ratusan,” kata Andri.
Waspada, 21 Kabupaten Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19
Selain itu, Andri mengatakan bahwa kelompok lanjut usia adalah paling banyak terpapar Covid-19 ataupun yang meninggal. “Jadi umumnya yang menjadi yang positif ataupun yang meninggal ini lebih dari setengahnya itu merupakan penduduk usia manula," katanya.
Editor: Faieq Hidayat