Garuda Rute Soetta Mendarat di Halim, Penumpang Emosi karena Tak Diizinkan Turun

Ilma De Sabrini ยท Jumat, 22 November 2019 - 14:39 WIB
Garuda Rute Soetta Mendarat di Halim, Penumpang Emosi karena Tak Diizinkan Turun

Penumpang pesawat GA 271 tak diizinkan keluar dari dalam pesawat usai mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (22/11/2019). (Foto: istimewa).

JAKARTA, iNews.id – Penumpang pesawat Garuda GA 271 emosi karena tak diperbolehkan turun dari pesawat. Mereka bersikukuh tidak mau terbang lagi karena trauma setelah pesawat gagal mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Salah satu penumpang, Sigit Pramono mengatakan, penumpang pesawat rute Banyuwangi-Cengkareng ini menolak terbang lagi karena trauma. Mereka cemas karena pesawat sebelumnya sempat berputar-putar di udara, namun gagal mendarat.

”Penumpang mengancam untuk berdiri jika pesawat tetap diterbangkan. Ini bahkan ada penumpang, seorang lawyer, seandainya dikasih Rp1 miliar suruh terbang lagi, tidak mau,” kata Sigit saat dihubungi iNews.id, Jumat (22/11/2019).

Dia mengatakan, penumpang merasa heran karena tidak diperbolehkan turun. Jika alasannya terkendala aturan, manajemen Garuda bisa berkoordinasi dengan Otoritas Bandara Halim Perdanakusuma.

”Ini hanya soal aturan administrasi, bisa dikoordinasikan. Tapi bagaimana dengan penumpang yang ketakutan dan trauma ini juga harus dipikirkan,” ujarnya.

Pesawat GA 271 terbang dari Bandara Internasional Banyuwangi, Jumat (22/11/2019) pukul 09.10 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Soetta pukul 11.46 WIB. Namun karena cuaca buruk, pesawat mengalihkan pendaratan (divert) ke Halim Perdankusuma.

Selama satu jam, penumpang dibiarkan menunggu di dalam pesawat. Mereka tidak diperkenankan turun dengan alasan pesawat terjadwal landing di Bandara Soetta. Hingga siang ini, penumpang tetap tak diizinkan turun.

Menurut Sigit, penumpang mulai emosi karena pilot mengumumkan akan terbang lagi untuk kemudian mendarat di Bandara Soetta.

Sementara itu, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan yang dihubungi mengaku akan memberikan penjelasan secepatnya terkait persoalan ini. ”Keterangan resmi sedang disiapkan, mohon tunggu,” katanya saat dihubungi.

Editor : Zen Teguh