Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Panama, Tsunami Ancam Sejumlah Negara
Advertisement . Scroll to see content

Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Panama, Ahli: Pelajaran Ancaman Sesar Senyap di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:56:00 WIB
Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Panama, Ahli: Pelajaran Ancaman Sesar Senyap di Indonesia
Ahli menyebut gempa dahsyat M7,6 di Panama menjadi pengingat bagi Indonesia untuk mewaspadai sesar senyap yang berpotensi memicu gempa besar. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gempa tektonik bermagnitudo 7,6 mengguncang Panama pada 9 Oktober 2026 pukul 12.56 waktu setempat atau 10 Oktober 2026 pukul 00.56 WIB. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi Indonesia untuk mewaspadai potensi gempa besar dari sesar aktif yang selama ini relatif jarang menunjukkan aktivitas kegempaan.

Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono mengatakan, gempa tersebut termasuk kategori gempa besar (major earthquake). Episenternya berada di daratan Semenanjung Azuero, Panama, pada koordinat 7,587 derajat lintang utara dan 80,769 derajat bujur barat, dengan kedalaman hiposenter sekitar 12,6 kilometer.

“Kedalaman hiposenternya yang relatif dangkal menyebabkan energi gelombang seismik berpotensi menghasilkan guncangan kuat di permukaan, terutama di wilayah yang berdekatan dengan zona rupture atau rekahan,” ungkap Daryono dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2026).

Secara seismotektonik, Daryono menjelaskan gempa tersebut berkaitan dengan deformasi kerak bumi di kawasan tektonik kompleks Panama. Analisis mekanisme fokus menunjukkan dominasi mekanisme sesar geser (strike-slip fault), yakni pergerakan dua blok batuan yang saling bergeser secara mendatar akibat akumulasi tegangan tektonik.

“Mekanisme tersebut menunjukkan bahwa sumber gempa bukan sekadar getaran biasa, melainkan proses rupture atau rekahan atau pecahnya batuan di sepanjang bidang sesar yang melepaskan energi elastik dalam jumlah sangat besar,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut