Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Catat Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Tertinggi Se-Indonesia!
Advertisement . Scroll to see content

Gempa dan Tsunami di Zona Megathrust, BMKG: Tak Bisa Diprediksi, Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 20 Agustus 2024 - 18:48:00 WIB
Gempa dan Tsunami di Zona Megathrust, BMKG: Tak Bisa Diprediksi, Tingkatkan Kewaspadaan
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Jadi biasanya tidak langsung ujuk-ujuk (tiba-tiba) jeder (besar) gitu enggak. Jadi ada awal-awal ya, tapi langsung-langsung lompat. Nah, di kala yang kecil-kecil ini semakin sering, semakin meningkat, kita harus segera siaga gitu kan,” katanya. 

Dwikorita mengatakan bahwa ada 13 segmen zona megathrust di Indonesia. Ada dua segmen yakni Megathrust Selat Sunda-Banten potensi M8,7 dan segmen Megathrust Mentawai-Siberut potensi M8,9 yang sudah lama tidak melepaskan energi besarnya.

“Nah, yang belum itu adalah segmen nomor 7 (Megathrust Selat Sunda-Banten potensi M8,7) dan segmen nomor 4 (Megathrust Mentawai-Siberut potensi M8,9),” kata Dwikorita sambil menunjukkan data.

Dari catatan-catatan itu, kata Dwikorita, BMKG menginisiasi terbentuknya Konsorsium Gempa Bumi dan Tsunami di Indonesia. 

“BMKG sangat membutuhkan konsorsium itu karena disitulah sumber ilmu dan ilmunya sangat dibutuhkan untuk pengembangan inovasi teknologi yang ada di BMKG," katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut