Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, AHY: Pemerintah Segerakan Tanggap Bencana, Evakuasi Korban dan Pulihkan Akses
“Konektivitas adalah prioritas, karena tanpa akses, bantuan tidak akan sampai. Karena itu, jalan yang terdampak harus segera ditangani agar mobilitas petugas, bantuan logistik, dan masyarakat tetap dapat berlangsung,” kata AHY.
Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT kini menangani 12 titik longsoran. Tiga titik berada di ruas Ruteng–KM 210, satu titik di KM 210–Batas Kabupaten Manggarai, dan delapan titik lainnya berada di ruas Aegela–Batas Kota Ende.
Loader dan excavator telah dikerahkan untuk membersihkan material longsoran sekaligus menjaga jalan tetap dapat dilalui. Penanganan tetap memperhatikan keselamatan petugas karena masih terdapat potensi gempa susulan.
Pemulihan layanan dasar, termasuk ketersediaan air, juga menjadi prioritas pemerintah. Kementerian PU melakukan inspeksi terhadap infrastruktur sumber daya air di wilayah terdampak.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan Bendungan Napungete, Waerita, dan Mbay secara visual dalam kondisi baik. Pemeriksaan teknis lebih lanjut masih berlangsung.