Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Pengendara Ninja Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Advertisement . Scroll to see content

Gerak98 Desak Kekerasan Oknum TNI terhadap Relawan Ganjar-Mahfud Diusut Tuntas

Minggu, 31 Desember 2023 - 15:32:00 WIB
Gerak98 Desak Kekerasan Oknum TNI terhadap Relawan Ganjar-Mahfud Diusut Tuntas
Tangkapan layar rekaman video yang menunjukkan aksi penganiayaan oleh para anggota TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kekerasan yang dilakukan oleh anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali terjadi. Kali ini, insiden tersebut berlangsung di tengah skeptisisme rakyat atas isu netralitas aparat penegak hukum, ASN, dan juga termasuk di dalamnya TNI. 

Pada rentang waktu 45 hari menuju hari pemungutan suara Pemilu 2024, kembali terdengar kabar duka di kalangan pendukung Ganjar-Mahfud. Salah satu pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden RI itu meninggal dunia setelah sempat dianiaya secara brutal dan biadab oleh anggota TNI di Boyolali, Jawa Tengah. 

Juru Bicara Gerak98, Ridwan Darmawan mengatakan, jika melihat secara seksama video yang beredar, penganiayaan itu sungguh biadab dan keji. Tidak ada teguran, negosiasi, atau tindakan-tindakan sipil lainnya untuk menghentikan atau menyelesaikan persoalan “pelanggaran” yang diduga dilakukan oleh korban.

Dari video yang beredar itu, tampak kendaraan korban yang sedang melaju di jalanan tiba-tiba dihentikan oleh sekelompok orang yang diduga oknum TNI. Para pelaku melayangkan bogem mentah dan pukulan yang membabi buta hingga korban terjatuh. Belum selesai di situ, korban juga terus disiksa dan dianiaya secara beramai-ramai hingga tersungkur.

“Ini tindakan brutal yang tidak bisa dibenarkan. TNI belum menunjukkan wajah reformisnya,” kata Ridwan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut