Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Ibadah Gereja di Tangerang Dibubarkan Warga hingga Polisi Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Geruduk Ibadah Gereja di Tangerang, Pria Bersajam Minta Maaf dan Ngaku Menyesal

Senin, 21 September 2026 - 11:59:00 WIB
Geruduk Ibadah Gereja di Tangerang, Pria Bersajam Minta Maaf dan Ngaku Menyesal
Pelaku pembubaran ibadah jemaat GKPI di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Rajeg, Kabupaten Tangerang, meminta maaf (Dok. Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id - Ibadah jemaat GerejaKristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Kini, salah satu pelaku pembubaran meminta maaf.

Pria yang diketahui membawa senjata tajam saat pembubaran itu mengaku menyesal.

"Dengan kekhilafan saya pribadi dengan kejadian tadi siang, saya menyesalinya dengan sebenar-benarnya," katanya saat mediasi pada malam harinya.

"Jadi saya meminta maaf kepada pihak terkait jika apabila membuat resah atau membuat takut kepada saudara daripada tadi siang, kejadian tadi siang. Jadi mohon dimaafkan," tambahnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar, turun langsung menyelesaikan persoalan di GKPI Kabupaten Tangerang tersebut. Kemenag menjamin kebebasan beribadah seluruh umat beragama.

"Negara dan pemerintah hadir untuk semua umat. Alhamdulillah, Gereja GKPI Jemaat Mauk Sepatan, Kabupaten Tangerang bisa kita buka kembali," kata Gugun.

Gugun bahkan ikut membuka gembok gereja yang digeruduk warga tersebut.

"Kita buka ya Bapak-Ibu semuanya, saksinya ya," ujar Gugun.

Sebelumnya, dalam video yang beredar, sejumlah pemuda terlihat berada di lokasi dan meminta kegiatan ibadah dihentikan. Salah seorang pemuda juga tampak membawa senjata tajam.

Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan polisi langsung dikerahkan setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

“Kami hadir untuk mengamankan situasi dan memastikan tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas,” kata Indra dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).

Polisi kemudian memfasilitasi musyawarah di Desa Mekarsari. Pertemuan tersebut dihadiri Camat Rajeg Oman Apriaman, Ketua FKDM Rajeg Suparji Rustam beserta anggota, ketua lingkungan setempat, sejumlah tokoh agama, serta perwakilan pihak GKPI.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut