Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Dikabarkan Reshuffle Sejumlah Menteri, Ini Kata Golkar
Advertisement . Scroll to see content

Golkar Mulai Gerah dengan Manuver Politik Muhaimin

Selasa, 17 April 2018 - 18:22:00 WIB
Golkar Mulai Gerah dengan Manuver Politik Muhaimin
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar saat deklarasi Posko Join (Jokowi-Muhaimin) di DPP PKB, 10 April 2018 lalu. (Foto: Koran Sindo/Eko Purwanto).
Advertisement . Scroll to see content

”Kami di Golkar pun juga sedang mempertimbangkan aspirasi dari bawah struktur partai yang menginginkan agar Ketua Umum Airlangga Hartarto diusung juga sebagai cawapres. Hampir seluruh DPD provinsi maupun kabupaten/kota menghendaki demikian,” kata dia.

Seperti diketahui, pada 10 April 2018 PKB telah mendeklarasikan Muhaimin Iskandar sebagai bakal cawapres 2019 untuk dipasangkan bersama Jokowi. Deklarasi ini dilaksanakan di kantor DPP dan dikukuhkan langsung Muhaimin Iskandar. PKB juga disebut-sebut sudah menyodorkan nama Cak Imin ke PDIP untuk dijadikan cawapres Jokowi. Di luar itu, muncul gerakan relawan Pro-1 yang tiba-tiba menyuarakan pasangan Gatot Nurmantyo-Muhaimin.

Doli menegaskan, dalam konteks pencalonan Muhaimin, seharusnya PKB paham bahwa dalam sistem politik Indonesia, parpol atau gabungan parpol lah yang akan ikut menentukan dan mengusung pasangan capres-cawapres.

”Oleh karena itu PKB mestinya saat ini mengambil posisi dan sikap yang jelas. Apa masih menjadi bagian koalisi pemerintahan Jokowi-JK seperti selama ini atau tidak,” sindir dia.

Bila masih, maka yang harus dilakukan adalah bergabung dan membangun komunikasi yang intensif dengan sesama partai politik pengusung Jokowi untuk membicarakan cawapres, termasuk pencalonan Muhaimin. ”Bukan bermanuver terus di wilayah wacana publik. Kecuali kalau Muhaimin dan PKB sudah berketetapan hati ingin menjadi cawapres dari capres selain Jokowi,” tegas dia.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut