Hakikat Sosiologi sebagai Dasar-Dasar Ilmu tentang Kehidupan Sosial
Pitirim Sorokin menjelaskan, sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala-gejala sosial, misalnya antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, gerak masyarakat dengan politik dan lain sebagainya.
Alvin Bertrand mengatakan, sosiologi adalah studi tentang hubungan antar-manusia (human relationship).
Ruang lingkup dalam hakikat sosiologi sebenarnya sangat luas, mencakup hampir semua aspek kehidupan masyarakat, seperti ekonomi, pendidikan, politik, agama, dan kebudayaan, yang semuanya ditelaah dari sudut pandang sosiologis. Dengan kata lain, sosiologi juga mempelajari interaksi sosial antara individu dan individu, kelompok dan kelompok, serta individu dengan kelompok.
Namun, pada dasarnya, sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari struktur sosial memiliki tiga ruang lingkup utama, yaitu interaksi sosial sebagai proses di mana individu saling berhubungan dan memengaruhi satu sama lain dalam berbagai situasi, membentuk pola-pola sosial yang memengaruhi perilaku dan hubungan mereka dalam masyarakat.
Struktur sosial adalah susunan atau tata tertib sosial yang membentuk masyarakat, mencakup peran, status, dan hubungan antara individu serta kelompok dalam masyarakat.
Institusi sosial adalah lembaga-lembaga yang mengatur kehidupan sosial dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti keluarga, pendidikan, agama, ekonomi, dan politik. Institusi ini memberikan struktur, norma, dan nilai yang membimbing perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat.