HS, Tersangka Pengancam Penggal Kepala Jokowi Ditahan

Irfan Ma'ruf ยท Selasa, 14 Mei 2019 - 11:46 WIB
HS, Tersangka Pengancam Penggal Kepala Jokowi Ditahan

Polisi menangkap HS, pria yang ancam penggal kepala Jokowi di Parung, Bogor, Minggu (12/5/2019). (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya resmi menahan pria berinisial HS, yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penahanan terhadap HS, usai menjalani pemeriksaan intensif sejak ditangkap Minggu, 12 Mei 2019 pukul 08.00 WIB.

"Ya dilakukan penahanan selama 20 hari," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa (14/5/2019).

BACA JUGA:

HS, Tersangka Pengancam Penggal Kepala Jokowi Terancam Penjara Seumur Hidup

Tanggapi Ancaman Penggal Kepala, Jokowi: Kita Semua Kan Puasa, Yang Sabar

Pria Ancam Penggal Jokowi Tersangka, BPN Pastikan Beri Bantuan Hukum

HS yang berusia 25 tahun, kelahiran Jakarta itu, merupakan warga Palmerah, Jakarta Barat. HS ditangkap di perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor.

Penangkapan HS berawal dari beredar video di media sosial seorang laki-laki yang diduga mahasiswa berteriak mengancam Jokowi. Dalam video dia menyebut: 'Siap penggal kepalanya Jokowi, Insyaallah Allahu Akbar. Siap penggal kepalanya Jokowi. Jokowi siap lehernya kita penggal dari Poso, demi Allah'.

Atas kejadian itu, Ketua Umum Jokowi Mania Immanuel Ebenezer, membuat laporan di Polda Metro Jaya. Dia menuntut kepolisian menindak pengancam.

"Kejadiannya di Bawaslu RI. Menurut kita diduga dilakukan oleh pendukung Prabowo," ujar Ebenezer di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 11 Mei 2019.

HS, pria yang terekam mengancam penggal Jokowi. (Foto: Istimewa)

Selain laki-laki itu, Jokowi Mania juga melaporkan pembuat video yakni seorang perempuan yang mengambil video melalui mode vlog. Laporan ini, kata Ebener, sudah diterima kepolisian.

"Barang bukti yang dibawa rekaman video, flashdisk, kemudian ada beberapa gambar-gambar mereka di lapangan saat kejadian itu, kalau enggak salah di Bawaslu saat aksi itu," beber Ebenezer.

Laporan Jokowi Mania itu teregistrasi dengan nomor LP/2912/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 11 Mei 2019. Terlapor dalam laporan ini masih lidik.

Pelaku terancam pasal berlapis. Polisi mengenakan Pasal 104 KUHP tentang tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.


Editor : Djibril Muhammad