Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Roblox Siapkan Fitur Offline Anak! TikTok Bertahap Tutup Akun di Bawah 16 Tahun, Imbas PP Tunas
Advertisement . Scroll to see content

IDAI Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos, Ini Alasannya!

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:11:00 WIB
IDAI Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos, Ini Alasannya!
Dokter Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Paparan Gawai Berlebihan Terhadap Kesehatan Anak

Menurut IDAI, paparan gawai berlebihan telah terbukti berdampak serius terhadap tumbuh kembang anak. Bahkan, organisasi ini menegaskan anak di bawah dua tahun tidak boleh terpapar layar sama sekali karena berisiko mengganggu perkembangan otak di masa emas.

"Dua tahun pertama kehidupan adalah periode krusial. Interaksi nyata tidak bisa digantikan oleh layar," tegas dr Piprim.

IDAI juga menilai batas usia 16 tahun sebagai ambang yang rasional. Pada usia tersebut, anak dinilai mulai memiliki kematangan kognitif dan emosional untuk menyaring informasi serta mengelola risiko di ruang digital.

Ketua Unit Kerja Koordinasi Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, dr Fitri Hartanto, menekankan bahwa kebijakan ini tidak akan efektif tanpa peran aktif orang tua.

"Pembatasan usia itu penting, tetapi pendampingan tetap kunci. Ini bukan menggantikan peran orang tua, melainkan memperkuatnya," kata dr Fitri.

Dia mengingatkan, anak tetap membutuhkan ruang untuk berkembang secara sehat melalui aktivitas fisik, interaksi sosial langsung, serta komunikasi terbuka dalam keluarga. Tanpa itu, anak berisiko mencari pelarian ke dunia digital secara tidak sehat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut