Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejagung Terus Pelototi Keberadaan Riza Chalid di Malaysia
Advertisement . Scroll to see content

Imparsial Temukan 121 Dugaan Kecurangan Pilpres 2024, Terbanyak Untungkan Prabowo-Gibran

Senin, 12 Februari 2024 - 13:30:00 WIB
Imparsial Temukan 121 Dugaan Kecurangan Pilpres 2024, Terbanyak Untungkan Prabowo-Gibran
Imparsial menemukan 121 dugaan kecurangan Pilpres 2024, terbanyak menguntungkan Prabowo-Gibran. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Terakhir, kata dia, ada 5 tindakan intimidasi terselubung. Tindakan tersebut biasanya melibatkan aparatur yang memiliki kewenangan penegakan hukum. 

"Misalnya pemanggilan kepala desa dengan alasan ada laporan kasus kemudian dipanggil untuk dimintai keterangan terkait laporan yang dilaporkan ke pihak penegak hukum," tuturnya. 

Ghufron mengatakan, ke-121 temuan itu terbagi 3 kategori, yakni pelanggaran netralitas, kecurangan pemilu, dan pelanggaran profesionalitas oleh penegak hukum. 

"Dari sisi sebaran wilayah, Jakarta yang paling tinggi. Disusul berikutnya jawa barat, jawa tengah, banten dan jawa timur. Itu secara persebaran wilayah," katanya.

Imparsial melakukan identifikasi untuk melihat kandidat mana yang paling diuntungkan di balik kasus-kasus kecurangan yang berhasil ditemukan. Hasilnya, Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi paslon yang paling diuntungkan.

"Dalam konteks capres berdasarkan kasus-kasus yang kita dokumentasikan, kandidat yang paling banyak diuntungkan dari kecurangan, netralitas dan profesionalitas, secara politik yang diuntungkan ya, itu kandidat nomor urut dua, Prabowo-Gibran. Ini berdasarkan fakta kasus-kasus yang kita kumpulkan dari berbagai wilayah di Indonesia," katanya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut