Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hotman Paris Ungkap Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan: Sebatas Kasus Asabri
Advertisement . Scroll to see content

Ini Alasan Hotman Paris Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:39:00 WIB
Ini Alasan Hotman Paris Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea. (Foto: Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengacara kondang Hotman Paris menjadi kuasa hukum eks Jaksa Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah dalam tiga kasus korupsi dan tindak pidana pencucian (TPPU). Dia mengungkapkan alasan dirinya bersedia menjadi kuasa hukum Febrie. 

"Bayangin, orang yang kebanggaannya presiden tiba-tiba dikriminalisasi bahkan tanpa pamit sama presiden. Karena waktu saya di Singapura saya bikin akun bahwa enggak mungkin presiden enggak tahu, ternyata enggak (tahu)," ucap Hotman usai mendampingi kliennya dalam pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026). 

Hotman menambahkan, Febrie memiliki segudang prestasi yang turut dibanggakan Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya terkait pengembalian aset triliunan melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). 

"Jampidsus itu adalah yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo karena dengan dia, dia mendapatkan negara mendapatkan sebagai Satgas PKH Rp300 triliun kemudian dalam satu tahun. Kemudian, pengembalian kerugian negara dapat Rp130 triliun sudah Rp430 triliun kembali, dibanggakan oleh Presiden," tuturnya.

Dia menjelaskan, dalam pendampingan hukum ini dia tidak berharap mendapat bayaran besar. Menurutnya, uang bisa datang dari klien lainnya yang mayoritas konglomerat. 

"Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal, saya bayarannya super mahal di Indonesia," kata dia.

"Jangan tanya saya cari muka, saya tidak butuh uang uang lagi. Dan semua klien saya konglomerat, tanya semuanya. Perkara bisnis di Singapura, gua yang pegang kalau di Indonesia," ucapnya.

Hotman menilai, tindakannya ini akan dipertanyakan oleh pengikutnya di media sosial. Namun, dia menegaskan siap ambil risiko terkait keputusannya menjadi kuasa hukum Febrie. 

"Bagi followers saya yang merasa 'kok Hotman jadi begini', yang semula 99 persen jadi followers saya, silakan, gua ambil risiko itu, tapi dimana logikanya seorang bawahan presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang adalah kebanggaan Presiden. Yang telah mengembalikan uang negara 430 triliun dengan cara seperti ini. Anda jawab sendiri ada apa?" ujar Hotman.

Selain itu, Hotman menyebut, polisi tidak meminta izin kepada Presiden Prabowo saat menetapkan Febrie sebagai tersangka.

"Yang paling penting kalian bertanya, kalau anda punya nyali bertanya, tanya kepada Kapolri 'hei kenapa enggak nanya Pak Prabowo dulu sebelum melakukan itu terhadap tangan kanan dari yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo?'. Tanya, saya baru tahu tidak ada izin," kata dia.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut