Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KSAD Buka Suara soal Pembubaran Nobar Film Pesta Babi, Bantah Ada Instruksi Pimpinan TNI
Advertisement . Scroll to see content

Istri yang Posting Nyinyir soal Wiranto, Kenapa Dandim Kendari Dicopot? Ini Penjelasan KSAD

Jumat, 11 Oktober 2019 - 19:36:00 WIB
Istri yang Posting Nyinyir soal Wiranto, Kenapa Dandim Kendari Dicopot? Ini Penjelasan KSAD
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan keterangan pers di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mencopot Komandan Kodim Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Kolonel Hedi Suhendi (HS). Dia juga harus menjalani penahanan ringan selama 14 hari.

Tak hanya Hedi, anggota TNI AD Serda Z, juga dicopot. Pencopotan itu terkait dengan unggahan di media sosial yang dilakukan istri mereka tentang insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto. Unggahan tersebut bernada nyinyir dan mengandung ujaran kebencian.

”Saya hanya ingin menyampaikan sehubungan dengan beredarnya postingan di sosmed, menyangkut insiden yang dialami oleh Menko Polhukam, maka AD telah mengambil keputusan. Pertama, kepada dua individu yang juga merupakan istri dari anggota TNI AD,” kata KSAD di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

KSAD menjelaskan, individu pertama berinisial IPDL dan kedua LZ. IPDL merupakan istri Kolonel Hedi. Sedangkan LZ istri dari serda Z.

Menurut Andika, kedua individu itu diduga melanggar UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait postingan mereka. Karena itu, AD mendorong prosesnya ke peradilan umum.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut