Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan daftar perusahaan penyebab bencana Sumatra yang izinnya dicabut. (Foto: iNews.id/Binti)Advertisement . Scroll to see content
Berikut 28 perusahaan yang dinilai merusak lingkungan dan melanggar aturan pemanfaatan kawasan hutan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat:
22 Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PPBH)
Aceh – 3 Unit 1. PT. Aceh Nusa Indrapuri 2. PT. Rimba Timur Sentosa 3. PT. Rimba Wawasan Permai
Sumatra Barat – 6 Unit 1. PT. Minas Pagai Lumber 2. PT. Biomass Andalan Energi 3. PT. Bukit Raya Mudisa 4. PT. Dhara Silva Lestari 5. PT. Sukses Jaya Wood 6. PT. Salaki Summa Sejahtera
Sumatra Utara –13 Unit 1. PT. Anugerah Rimba Makmur 2. PT. Barumun Raya Padang Langkat 3. PT. Gunung Raya Utama Timber 4. PT. Hutan Barumun Perkasa 5. PT. Multi Sibolga Timber 6. PT. Panei Lika Sejahtera 7. PT. Putra Lika Perkasa 8. PT. Sinar Belantara Indah 9. PT. Sumatera Riang Lestari 10. PT. Sumatera Sylva Lestari 11. PT. Tanaman Industri Lestari Simalungun 12. PT. Teluk Nauli 13. PT. Toba Pulp Lestari Tbk.