Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Ketua DPRD Kutai Timur Dipecat PPP

Okezone ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 17:55 WIB
Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Ketua DPRD Kutai Timur Dipecat PPP

Petugas KPK menunjukkan barang bukti dalam OTT Bupati Kutai Timur Ismunandar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2020). (Foto: iNews.id/Riezky Maulana).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur, Ismunandar dan istri, Encek UR Firgasih sebagai tersangka dugaan suap terkait proyek pekerjaan infrastruktur tahun anggaran 2019-2020.

Atas penetapan tersangka tersebut, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi memberhentikan Encek Unguria sebagai kader. Pasalnya, Encek adalah Ketua DPC PPP Kutai Timur. Hal tersebut diatur dalam Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) Partai.

"Terkait kasus yang menimpa Ketua DPC PPP Kutai Timur Encek UR Firgasih, kami menghormati proses hukum di KPK. sesuai AD/ART PPP bahwa kader yang terjerat kasus di KPK langsung diberhentikan dari jabatannya," kata Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi, Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Awiek sapaannya menjelaskan, sikap partainya itu agar pihak yang terjerat perkara rasuah bisa fokus untuk menghadapi kasus yang menimpanya hingga inkrah.

"Meski demikian, ada hak tersangka untuk melakukan pembelaan karena azas hukum kita tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah," ujar Awiek.

Menurut Awiek, apa yang dilakukan Encek merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak ada kaitan dengan PPP. Encek merupakan istri dari Bupati Kutai Timur Ismunandar.

Saat penangkapan, KPK menemukan barang bukti berupa uang tunai Rp170 juta, buku tabungan Rp4,8 miliar. Serta sertifikat deposito sejumlah Rp1,2 miliar. 

KPK mengsangkakan para penerima suap melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq