Jangankan KSAD, Jadi Pangdam pun Luhut Gagal! Semua Gara-gara Benny Moerdani
Hanya itu yang diucapkan, tapi Luhut langsung paham. “Siap!”, ujar prajurit Baret Merah yang kelak menjadi menteri di era Presiden Gus Dur tersebut.
Luhut mengenang, sejak itu dirinya tidak pernah menanyakan lagi hal sama kepada mentornya tersebut.
Beberapa tahun kemudian ketika Benny pensiun, Luhut merasakan dampak dari kedekatannya dulu.
"Saya menerima konsekuensi karena jadi golden boy Pak Benny. Tidak jadi Danjen Kopassus, tidak jadi Kasdam atau Pangdam. Bagi saya itu harus bayar sebagai akibat kesetiaan yang tegak lurus. Dan saya bangga mampu menjalankan nilai-nilai yang diturunkan oleh Pak Benny kepada saya," kata peraih trofi Payung Emas (lulusan terbaik) Kursus Lintas Udara pada 1971 ini.

Untuk diketahui, berbagai jabatan elite di Kopassus pernah disandang Luhut kala semasa perwira pertama hingga menengah. Namun ketika menembus perwira tinggi, dia berada di tempat-tempat yang 'kurang prestisius'.