Jaring Masukan RUU Cipta Kerja, Menko Polhukam Dialog dengan Tokoh Buruh

Felldy Utama ยท Rabu, 10 Juni 2020 - 18:45 WIB
Jaring Masukan RUU Cipta Kerja, Menko Polhukam Dialog dengan Tokoh Buruh

Menko Polhukam Mahfud MD dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat berdialog dengan pimpinan serikat buruh di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (10/6/2020). (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus menghimpun masukan dari berbagai pihak terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Salah satunya dialog dengan para pimpinan serikat pekerja atau buruh seperti Presiden KSPSI Andi Gena Nuna Wea, Ketua KSPI Said Iqbal, Ketua KSBSI Elly Rosita dan beberapa tokoh lainnya.

Dialog tersebut diiniasi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Koordinador Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratiko, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko.

"Pertemuan ini agar kita bisa saling bertukar pikiran mengenai Omnibus law tenaga kerja. Dengan keyakinan bahwa dengan pikiran yang sama untuk dapat meningkatkan martabat dan kesejahteraan tenaga kerja," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Pemerintah, menurut dia, telah mengambil langkah-langkah penting dalam kesehatan. Sektor tersebut, Mahfud menilai, menjadi pusat isu dari pandemi virus coroan (Covid-19) yang berdampak sangat luas bagi pekerja.

"Jadi 2 hal yang ingin diselesaikan pemerintah yaitu memutus mata rantai dari pandemik itu sendiri dan memutus mata rantai dari dampak PHK. Ini memerlukan kerjasama yang erat dengan serikat pekerja," ujarnya.

Pada pertemuan ini, para pimpinan organisasi buruh mengapresiasi inisiatif pemerintah untuk berdialog. Meski begitu, mereka berharap agar pembahasan dilakukan secara intens dan detail, agar masukan buruh pada RUU Cipta Kerja sungguh-sungguh bisa terpenuhi. Usulan itu antara lain membantuk semacam tim teknis yang melibatkan sejumlah pihak.

Menko Polhukam Mahfud MD dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat berdialog dengan pimpinan serikat buruh di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (10/6/2020). (Foto: ist)
Menko Polhukam Mahfud MD dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat berdialog dengan pimpinan serikat buruh di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (10/6/2020). (Foto: ist)

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea berharap pemerintah, pengusaha dan serikut buruh bisa duduk bersama membahas masalah ketenagakerjaan agar terbentuk kesepahaman bersama. "Kami berharap agar bisa dibentuk tim teknis segera, tim teknis yang isinya tripartit, ada serikat buruh, ada Kadin dan juga ada pemerintah yang duduk bersama dan bicara bersama," katanya.

Sedangkan Said Iqbal mengapresiasi respons pemerintah sangat baik. "Tantangan ke depan adalah perubahan pola hubungan kerja dan ternyata ini terjadi saat pandemi," ujarnya.

Kemenko Polhukam membagi 2 sesi dialog yakni siang dan malam. Hal itu dilakukan agar semua serikat pekerja terwakili dalam menyampaikan masukan. Untuk Sesi siang dihadiri 9 organisasi atau serikat pekerja, sedangkan malam harinya melibatkan 7 serikat pekerja dan buruh.

Dialog hari ini merupakan pertemuan ketiga yang diinisiasi Menko Polhukam terkait upaya menghimpun masukan para pekerja dan buruh tentang RUU Cipta Kerja. Sebelumnya, pada April sudah dilakukan pertemuan dengan perwakilan serikat pekerja dengan jumlah yang masih terbatas.

Editor : Djibril Muhammad