Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jembatan Gantung di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Bupati Turut Jadi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Jembatan Pongpet dan Alarm Kegagalan Tata Kelola

Rabu, 02 September 2026 - 09:09:00 WIB
Jembatan Pongpet dan Alarm Kegagalan Tata Kelola
Pimpinan Ombudsman RI, Maneger Nasution. (Foto: Dok. Ombudsman RI)
Advertisement . Scroll to see content

Jika risiko-risiko itu tidak diantisipasi, maka persoalan sesungguhnya ada pada tata kelola, bukan lagi sekadar persoalan teknis.

Jangan Menunggu Korban Jiwa

Yang paling mengkhawatirkan dari berbagai peristiwa keselamatan publik yang pernah terjadi di Indonesia adalah melakukan evaluasi besar setelah korban berjatuhan.

Padahal, tidak adanya korban jiwa tidak berarti tidak ada persoalan. Justru keselamatan publik harus menggunakan prinsip sebaliknya: jangan pernah menunggu korban untuk menemukan kesalahan sistem.

Jembatan Pongpet seharusnya menjadi peringatan dini. Hari ini mungkin hanya terjadi kerusakan. Hari ini mungkin tidak ada korban jiwa. Tetapi bagaimana jika peristiwa serupa terjadi ketika jembatan digunakan oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari? Bagaimana jika yang berada di atas jembatan adalah anak-anak, orang tua, atau warga yang sedang membawa barang?

Dengan demikian, penyelenggara negara tidak boleh mengukur keberhasilan keselamatan hanya berdasarkan jumlah korban. Keselamatan adalah kewajiban sebelum kecelakaan terjadi.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut