Jokowi Sesalkan Eksekusi Mati Tuti Tursilawati di Arab Saudi

Antara ยท Rabu, 31 Oktober 2018 - 12:24 WIB
Jokowi Sesalkan Eksekusi Mati Tuti Tursilawati di Arab Saudi

Presiden Joko Widodo. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan eksekusi mati terhadap tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia Tuti Tursilawati di Arab Saudi. Tuti yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di negeri itu, dieksekusi pada awal pekan ini karena tuduhan pembunuhan terhadap majikannya.

“Ya memang itu patut kita sesalkan. Itu tanpa notifikasi (pemberitahuan),” kata Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Tuti dieksekusi pada Senin (29/10/2018) lalu di Thaif, Arab Saudi, oleh pemerintah negara setempat sebagai hukuman dalam kasus pembunuhan majikannya pada 2011. Eksekusi itu dilakukan tanpa ada notifikasi kepada perwakilan Pemerintah Indonesia sebelumnya.

Arab Saudi memang tidak menganut kewajiban memberikan notifikasi kepada keluarga atau pemerintah terpidana hukuman mati, namun pemberitahuan tersebut dianggap penting untuk mempersiapkan mental keluarga terpidana.

“Saya dapat informasikan bahwa ada tenaga kerja kita, itu Bu Tuti dieksekusi 29 Oktober karena kasus pembunuhan ayah majikan pada Mei 2010 dan seperti yang lalu, KJRI kita tidak mendapat pemberitahuan awal tentang akan dieksekusinya ibu Tuti,” ujar Jokowi.


Berdasarkan data Migrant Care setidaknya ada lima TKI di Arab Saudi yang dieksekusi mati tanpa pemberitahuan resmi kepada Pemerintah RI yaitu Zaini Misrin, Yanti Irianti, Ruyati, Siti Zaenab, dan Karni. “Kami sudah menelepon menteri luar negeri Arab Saudi untuk protes soal eksekusi itu. Saat ke sini minggu lalu sampaikan ke menlu Arab soal ini, juga perlindungan TKI di Arab Saudi,” ungkap presiden.

Menurut dia, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga sudah bertemu dengan menlu Arab Saudi dan sudah memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama Mohammed al-Shuaibi untuk menyampaikan protes karena tidak adanya notifikasi.

“Kemudian juga Kementerian Luar Negeri saya perintahkan untuk memberi fasilitas bagi keluarga Ibu Tuti Tursilawati untuk ke sana sebanyak tiga kali, sudah,” kata kepala negara.

Jokowi pun mengaku sudah menyampaikan soal ketiadaan notifikasi ekesekusi mati tersebut langsung kepada Raja Salman, Pangeran Muhammad bin Salman al-Saud, serta Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir berkali-kali.

“Saya ulang-ulang terus, jangan dipikir kita ini tidak melakukan upaya politik. Menteri luar negeri juga sama. Kedutaan tiap hari lakukan hal yang sama,” aku Jokowi.


Editor : Ahmad Islamy Jamil