Kasus Djoko Tjandra, SPDP untuk Brigjen Prasetijo Terbit

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 23 Juli 2020 - 11:20 WIB
Kasus Djoko Tjandra, SPDP untuk Brigjen Prasetijo Terbit

Surat Jalan untuk Djoko Tjandra (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap Brigjen Prasetijo Utomo terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat telah terbit. Surat tersebut bernomor B/106.4a/VII/2020/Ditipidum.

Surat ditujukan kepada Jaksa Agung dan ditandatangani langsung oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo tanggal 20 Juli 2020. Penyidikan kepada Prasetijo akan dilakukan terkait pemalsuan surat untuk memuluskan buron Djoko Tjandra melenggang tanpa hambatan.

“Sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP, 421 KUHP dan atau 221 KUHP, yang diduga dilakukan oleh terlapor BJP PU dan kawan-kawan, yang terjadi pada 1 Juni hingga 19 Juni 2020 di Jakarta dan Pontianak,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Kamis (23/7/2020).

SPDP ini merujuk dari Laporan Polisi (LP) bernomor LP/A/397/VII/2020/Bareskrim tertanggal 20 Juli 2020 dengan pelapor Iwan Purwanto. Kemudian, sambung Ahmad terbitnya Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) bernomor Sp.Sidik/854.2a/VII/Ditipudum tertanggal 20 Juli 2020.

Sebelumnya, Prasetijo dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) PPNS Bareskrim Polri. Jenderal bintang satu ini diduga menjadi dalang atas terbitnya surat jalan bagi Djoko.

Pencopotan ini merupakan komitmen Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk menegakkan polisi yang profesional, modern dan tepercaya serta berintegritas. Prasetijo dicopot dalam hitungan jam setelah kasus ini mencuat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq