Kasus Red Notice Djoko Tjandra, Tommy Sumardi Bantah Seret Nama Kabareskrim dan Azis Syamsuddin

Okezone, Ariedwi Satrio ยท Rabu, 25 November 2020 - 03:15:00 WIB
Kasus Red Notice Djoko Tjandra, Tommy Sumardi Bantah Seret Nama Kabareskrim dan Azis Syamsuddin
Keterangan Irjen Napoleon Bonaparte yang menyebut Tommy Sumardi menyeret nama Kabareskrim dan Azis Syamsuddin dalam kasus red notice Djoko Tjandra dibantah langsung yang bersangkutan. (Foto: Antara)

Sebagai informasi, Irjen Napoleon Bonaparte didakwa oleh jaksa penutut umum telah menerima uang sebesar 200.000 dolar Singapura dan 270.000 dolar AS atau total senilai Rp6 miliar dari Joko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra). Uang itu diduga sebagai upaya untuk menghapus nama Djoko Tjandra dari Daftar pencarian Orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen imigrasi). 

Untuk melancarkan aksinya, Djoko Tjandra dibantu oleh rekannya, Tommy Sumardi. Irjen Napoleon diduga melakukan upaya penghapusan nama Djoko Soegiarto Tjandra dari daftar pencarian orang (DPO) bersama-sama dengan Brigjen Prasetijo Utomo selaku Kepala Biro Koordinator Pengawas PPNS Bareskrim Polri.

Editor : Rizal Bomantama